Karna kayaknya pengen
abadikan momen-momen yang aku rasa bisa buat time file saat nanti sudah
beranjak menua. Aah bisa ajahh... maaf kemaren-kemaren sempat vakum. karna
sibuk ini itu lah pokoknya.Insyallah sekarang akan lebih seru buat ngeblog
lagi. Salam kangen. muach...
Alhamdulillah ucap syukur pada Yang Maha Kuasa. 7
April 2017 menjadi hari paling bersejarah buat saya dan suami yang saat itu
adalah hari pernikahan kita. Hari dimana ijab qobul dilaksanakan, hari dimana
status saya sebagai anak ibuk dan bapak (alm.) sudah menjadi istri orang. Orang
itu bernama Muhammad Arfiansyah. Bertemu dengannya bukan tanpa sengaja, karena
saya yakin Allah telah menakdirkan seperti itu. Dia teman sekantor dengan teman
akrab saya. Karna memang kita berdua sedang mencari calon pendamping bukan
hanya untuk pacaran, maka teman saya mengenalkan saya dengan dia.
Singkat cerita kenal dan pacaran beberapa bulan dan
langsung memutuskan untuk menikah. Memilih tanggal yang kita sendiri inginkan, bukan
karna apa-apa pilih tanggal 7 April tapi itu hari Jum’at dan insyallah ada
berkahnya. Amiiiiinn.... Dan saat itu juga usia perkenalan kita belum genap
setahun, karna memang sudah saatnya dan saya tidak mau menunda lagi. Ahh kayak
bacanya dikira saya ya yang ngebet?
bukan.. bukan... maksudnya kita
berdua yang sudah merasa siap dan Tidak ingin menunda lagi
Begitu banyak persiapan pernikahan kita siapkan
sendiri, mulai dari tenda, dekor, salon, undangan, sovenir, hias mahar, hias
seserahan dll. Survei sana sini, liat ini itu, banyak pertimbangan, mulai harga
standard sampek mahal banget ditanyain deh, survey deh semua. Dan kita memutuskan
untuk buat undangan, sovenir, hias mahar kita buat sendiri. Dan postingan kali
ini pengen cerita pengalaman seseru apa bikin hampir semua persiapan sendiri
H-3 bulan baru kerjain sovenir, pengenku
sovenirnya yang bisa bermanfaat dan kita pilih gelas. Oke liat-liat tutorial
bikin tempat sovenir dari mika, tutorial bikin alas sovenir, udah semua
info-info dihimpun. Cuss kita blanja bahan-bahan karay gelasnya beli di toko
grosir (saran yah, tawar semurah mungkin hihi) mika, kertas, pita, spidol dll.
Percobaan hari pertama, seru!! Hari kedua, asyik! Hari ketiga, pastilah ada
cobaanya, namanya jg mau naik kelas (read: nikahan), jari kena cutter. Sumpah
rasanyaaaaa gak bisa bayangin. Hiks sekali deh, tapi se-hiks apapun itu saya
memang gak begitu gampang nyerah sih, kalo masih penasaran ya pasti lanjut!
Singkat cerita taraaaaaa udah jadi 300 buah sovenir. Seperti ini penampakan
sovenir yang saya buat.
Lanjut selesaikan undangan bikin 700 buah. Sama awal
liat tutorial-tutorial bikin undangan dll nya baru deh belanja keperluan kayak
kertas, plastik undangan, lebel undangan. Dan mulai kerja !! Paling lama nih ngerjain
undangan, hampir tumbang juga. Batuk pilek iya lah. Cuaca gak nentu juga. Berkali-kali
ganti desain, eh btw saya desain sendiri yah undangannya, dan saya suka. Berasa
mewah gimana gitu. Karena saya tidak bisa mengoprasikan coreldwar, jadi saya
pakai photoshop untuk edit undangan. Alhamdulillah dapat apa yang seperti
diinginkan. H-3 minggu baru selesai, ngebut sebar undangan, tiap pulang kerja
langsung sebar, sabtu minggu libur langsung sebar juga. Alhamdulillah gak ada
yang kelewat walaupun ngebut gitu. Begini penampilan undangan yang saya buat.
Not bad lah buat saya. Hehe
Terakhir bikin mahar, paling-paling mudah diantara
semuanya. 2 minggu selesai tuh mahar. Sebelum-sebelumnya sudah pesan frame dan
beli uang kertas palsu. Jadi selesai undangan langsung garap mahar. Sama dari
sebelum-sebelumnya, karna saya belum pernah hias mahar sendiri, saya liat-liat
referensi tutorial hias mahar di youtube, liat-liat model mahar di instagram
gitu yah. Agak gejolak dalam hati sendiri sih, karena suami pengennya bentuk
masjid, dan sebenarnya saya pengen vintage atau pop up gtu lah yang lagi hits
masa kini. Tapi gak kehabisan akal sih, saya kombinasi itu bentuk masjid
sama pop up yang lagi hits sekarang.
Yuupp jadi dehh...
Saya pilih uang kertas palsu nominal 10 Ribu karena
saya dan suami sepakat angka 10 melambangkan kesempurnaan. Insyallah dengan
pernikahan ini menjadi penyempurna separuh agama kita. ^^
Akhirnya selesai juga ya semua dalam kurang lebih 3 bulan pengerjaan. Agak kerja rodi sih, tapi liat hasil buatan sendiri dan diterima teman-teman lain itu senengnya masyaallah... adem di hati... kayaknya bakal terus berkarya deh, seru sih habisnya
Cukup sekian cerita seru-serunya. Semoga menginspirasi teman-teman sekalian untuk terus berusaha, karena kita tidak pernah tau sejauh mana kita bisa mencapai dengan kemampuan sendiri.
Cukup sekian cerita seru-serunya. Semoga menginspirasi teman-teman sekalian untuk terus berusaha, karena kita tidak pernah tau sejauh mana kita bisa mencapai dengan kemampuan sendiri.
Wa'alaikumsalam...



Selamat menempuh hidup baru,,
BalasHapusterima kasih... ^^
BalasHapus