NAMA : Dini
Suryani Kirana
NIM : 100213304252
PRODI : D3
Perpustakaan
Protokol
Protokol adalah himpunan aturan-aturan
main yang mengatur komunikasi data. Protokol mendefinisikan apa yang
dikomunikasikan bagaimana dan kapan terjadinya komunikasi. Atau
himpunan-himpunan yg memungkinkan komputer satu dapat berhubungan dengan komputer
lain. Protocol digunakan untuk menentukan jenis layanan yang akan
dilakukan pada internet.
Jenis-Jenis Protokol:
Protocol memiliki beberapa jenis,
antara lain adalah:
1.
TCP/IP (Transmission Control
Protocol/Internet Protocol)
Adalah standar
komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses
tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan
Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol
ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan
protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan
dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang
diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack. Pada TCP/IP terdapat
beberapa protokol sub yang menangani masalah komunikasi antar komputer.
TCP/IP mengimplemenasikan
arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis, diantaranya adalah :
- Protokol lapisan aplikasi
bertanggung
jawab untuk menyediakan akses kepada aplikasi terhadap layanan jaringan TCP/IP.
Protokol ini mencakup protokol Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP),
Domain Name System (DNS), Hypertext Transfer Protocol (HTTP), File Transfer
Protocol (FTP), Telnet, Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Simple Network
Management Protocol (SNMP), dan masih banyak protokol lainnya. Dalam beberapa
implementasi stack protokol, seperti halnya Microsoft TCP/IP, protokol-protokol
lapisan aplikasi berinteraksi dengan menggunakan antarmuka Windows Sockets
(Winsock) atau NetBIOS over TCP/IP (NetBT).
b.
Protokol lapisan antar-host
berguna
untuk membuat komunikasi menggunakan sesi koneksi yang bersifat
connection-oriented atau broadcast yang bersifat connectionless. Protokol dalam
lapisan ini adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram
Protocol (UDP).
c.
Protokol lapisan internetwork
bertanggung
jawab untuk melakukan pemetaan (routing) dan enkapsulasi paket-paket data
jaringan menjadi paket-paket IP. Protokol yang bekerja dalam lapisan ini adalah
Internet Protocol (IP), Address Resolution Protocol (ARP), Internet Control
Message Protocol (ICMP), dan Internet Group Management Protocol (IGMP).
- Protokol lapisan antarmuka jaringan
bertanggung
jawab untuk meletakkan frame-frame jaringan di atas media jaringan yang
digunakan. TCP/IP dapat bekerja dengan banyak teknologi transport, mulai dari
teknologi transport dalam LAN (seperti halnya Ethernet dan Token Ring), MAN dan
WAN (seperti halnya dial-up modem yang berjalan di atas Public Switched Telephone
Network (PSTN), Integrated Services Digital Network (ISDN), serta Asynchronous
Transfer Mode (ATM))
2.
UDP ( User Datagram Protokol)
UDP, singkatan dari User Datagram
Protocol, adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung
komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara
host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.
- Connectionless (tanpa koneksi): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan tanpa harus dilakukan proses negosiasi koneksi antara dua host yang hendak berukar informasi.
- Unreliable (tidak andal): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya nomor urut atau pesan acknowledgment. Protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP harus melakukan pemulihan terhadap pesan-pesan yang hilang selama transmisi.
- UDP menyediakan mekanisme untuk mengirim pesan-pesan ke sebuah protokol lapisan aplikasi atau proses tertentu di dalam sebuah host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Header UDP berisi field Source Process Identification dan Destination Process Identification.
- UDP menyediakan penghitungan checksum berukuran 16-bit terhadap keseluruhan pesan UDP.
3.
Domain Name System (DNS)
Domain Name System
(DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama
komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission
Control Protocol/Internet Protocol).
DNS biasa digunakan
pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail,
dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.
Selain digunakan di
Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet
dimana DNS memiliki keunggulan seperti:
- Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
- Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
- Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.
4.
Point-to-Point Protocol
Point-to-Point
Protocol (sering disingkat menjadi PPP) adalah sebuah protokol enkapsulasi
paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN). Protokol ini
merupakan standar industri yang berjalan pada lapisan data-link dan
dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons terhadap masalah-masalah
yang terjadi pada protokol Serial Line Internet Protocol (SLIP), yang hanya
mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya. Dibandingkan dengan
pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini lebih
cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa
adanya intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini juga mendukung banyak
protokol-protokol jaringan secara simultan.
5.
Serial Line Internet Protocol
Serial Line Internet
Protocol dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut
Disingkat dengan SLIP. Sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan konfigurasi. Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai penampungnya, dan secara perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang memiliki kecepatan proses lebih tinggi.
Disingkat dengan SLIP. Sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui saluran telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan konfigurasi. Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai penampungnya, dan secara perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang memiliki kecepatan proses lebih tinggi.
6.
Internet Control Message Protocol
(ICMP)
Adalah salah satu
protokol inti dari keluarga. ICMP berbeda tujuan dengan TCP dan UDP dalam hal
ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik pengguna.
salah satu pengecualian adalah aplikasi ping yang mengirim pesan ICMP Echo
Request (dan menerima Echo Reply) untuk menentukan apakah komputer tujuan dapat
dijangkau dan berapa lama paket yang dikirimkan dibalas oleh komputer tujuan.
protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh sistem operasi komputer
jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa
komputer tujuan tidak bisa dijangkau.
7.
POP3 (Post Office Protocol)
POP3 adalah
kepanjangan dari Post Office Protocol version 3, yakni protokol yang digunakan
untuk mengambil email dari email server. Protokol POP3 dibuat karena desain
dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email
untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak.
Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari
komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan
internet.
8.
IMAP (Internet Message Access Protocol)
IMAP (Internet
Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil
e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan
ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan
menghapus pesan e-mail yang ada. Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP
(Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua
pesan yang ada tanpa kecuali.
adalah suatu protokol yang umum
digunakan untuk pengiriman surat elektronik atau email di Internet. Protokol
ini gunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server
surat elektronik penerima. Untuk menggunakan SMTP bisa dari Microsoft Outlook.
biasanya untuk menggunakan SMTP di perlukan settingan :
1. Email Address : contoh —> anda@domainanda.com
2. Incoming Mail (POP3, IMAP or HTTP)
server : mail.doaminanda.com
3. Outgoing (SMTP) server :
mail.domainanda.com
4. Account Name : anda@domainanda.com
5. Password : password yang telah anda
buat sebelumnya
9.
HTTP (Hypertext Transfer Protocol)
HTTP (Hypertext
Transfer Protocol) suatu protokol yang digunakan oleh WWW (World Wide Web).
HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari
server ke client. HTTP juga mengatur aksi-aksi apa saja yang harus dilakukan
oleh web server dan juga web browser sebagai respon atas perintah-perintah yang
ada pada protokol HTTP ini.
Contohnya bila kita mengetikkan suatu
alamat atau URL pada internet browser maka web browser akan mengirimkan
perintah HTTP ke web server. Web server kemudian akan menerima perintah ini dan
melakukan aktivitas sesuai dengan perintah yang diminta oleh web browser. Hasil
aktivitas tadi akan dikirimkan kembali ke web browser untuk ditampilkan kepada
kita.
10. HTTPS
Https adalah versi
aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan oleh
Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan
komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris. Selain menggunakan
komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL
(Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua
protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan
eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah
443.
Tingkat keamanan tergantung pada
ketepatan dalam mengimplementasikan pada browser web dan perangkat lunak server
dan didukung oleh algorithma penyandian yang aktual.
Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang digunakan dimulai dengan ‘https://’ bukan dengan ‘http://’
Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang digunakan dimulai dengan ‘https://’ bukan dengan ‘http://’
11. SSH
(Sucure Shell)
SSH adalah protocol
jaringan yang memungkinkan pertukaran data secara aman antara dua komputer. SSH
dapat digunakan untuk mengendalikan komputer dari jarak jauh mengirim file,
membuat Tunnel yang terrenkripsi dan lain-lain. Protocol ini mempunyai
kelebihan disbanding protocol yang sejenis seperti Telnet, FTP, Danrsh, karena
SSH memiliki system Otentikasi,Otorisasi, dan ekripsinya sendiri. Dengan begitu
keamanan sebuah sesi komunikasi melalui bantuan SSH ini menjadi lebih terjamin.
12. Telnet
(Telecommunication network)
Adalah sebuah
protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau Local Area Network.
TELNET dikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8, salah satu
standar Internet pertama. TELNET memiliki beberapa keterbatasan yang dianggap
sebagai risiko keamanan.
13. FTP
( File Transfer Protocol )
FTP ( File Transfer
Protocol ) adalah sebuah protocol internet yang berjalan di dalam lapisan
aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) computer
antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. FTP atau protocol Transmission Control
Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga diantara
kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer
data dimulai. FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni
menggunakan User name dan paswordnya yang dikirim dalam bentuk tidak
terenkripsi. Pengguana terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya
untuk mengakses ,men-dawnload ,dan meng- updlot berkas- berkas yang ia
kehenaki. Umumnya, para pengguna daftar memiliki akses penuh terdapat berapa
direkotri , sehingga mereka dapat berkas , memuat dikotri dan bahkan menghapus
berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metode anonymous
login,yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous & password yang diisi
dengan menggunakan alamat e-mail. Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan
Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver.
Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.
Tujuan FTP server adalah sebagai beikut
:
- Untuk men-sharing data.
- Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer.
- Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi User.
- Untuk menyediakan tranper data yang reliable dan efisien.
14. LDAP
LDAP (Lightweight
Directory Access Protocol) adalah protokol perangkat lunak untuk memungkinkan
semua orang mencari resource organisasi, perorangan dan lainnya, seperti file
atau printer di dalam jaringan baik di internet atau intranet. Protokol LDAP
membentuk sebuah direktori yang berisi hirarki pohon yang memiliki cabang,
mulai dari negara (countries), organisasi, departemen sampai dengan perorangan.
Dengan menggunakan LDAP, seseorang dapat mencari informasi mengenai orang lain
tanpa mengetahui lokasi orang yang akan dicari itu.
15. SSL
(Secure Socket Layer)
SSL (Secure Socket
Layer) adalah arguably internet yang paling banyak digunakan untuk enkripsi.
Ditambah lagi, SSL digunakan tidak hanya keamanan koneksi web, tetapi untuk
berbagai aplikasi yang memerlukan enkripsi jaringan end-to-end.
Secure Sockets Layer (SSL) merupakan
sistem yang digunakan untuk mengenkripsi
pengiriman informasi pada internet, sehingga data dapat dikirim dengan aman. Protokol SSL mengatur keamanan dan integritas menggunakan enkripsi, autentikasi, dan kode autentikasi pesan. SSL protocol menyedian privasi komunikasi di internet. SSL tidak mendukung fileencryption, access-control, atau proteksi virus, jadi SSL tidak dapat membantu mengatur data sensitif setelah dan sebelum pengiriman yang aman.
pengiriman informasi pada internet, sehingga data dapat dikirim dengan aman. Protokol SSL mengatur keamanan dan integritas menggunakan enkripsi, autentikasi, dan kode autentikasi pesan. SSL protocol menyedian privasi komunikasi di internet. SSL tidak mendukung fileencryption, access-control, atau proteksi virus, jadi SSL tidak dapat membantu mengatur data sensitif setelah dan sebelum pengiriman yang aman.
Perbedaan Antara TCP dan UDP
TCP
|
UDP
|
adalah standar komunikasi data yang
digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu
komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah
dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol
(protocol suite). Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah
TCP/IP stack.
|
adalah
salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang
tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host
dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Protokol ini didefinisikan dalam RFC
768.
|
Reliable berarti data ditransfer ke
tujuannya dalam suatu urutan seperti ketika dikirim.
|
Unreliable (tidak andal): Pesan-pesan
UDP akan dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya nomor urut atau pesan
acknowledgment. Protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP harus
melakukan pemulihan terhadap pesan-pesan yang hilang selama transmisi.
Umumnya, protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP
mengimplementasikan layanan keandalan mereka masing-masing, atau mengirim
pesan secara periodik atau dengan menggunakan waktu yang telah didefinisikan.
|
Berorientasi sambungan
(connection-oriented): Sebelum data dapat ditransmisikan antara dua host, dua
proses yang berjalan pada lapisan aplikasi harus melakukan negosiasi untuk
membuat sesi koneksi terlebih dahulu. Koneksi TCP ditutup dengan menggunakan
proses terminasi koneksi TCP (TCP connection termination).
|
Connectionless (tanpa koneksi):
Pesan-pesan UDP akan dikirimkan tanpa harus dilakukan proses negosiasi
koneksi antara dua host yang hendak berukar informasi.
|
TCP mengatur pesan acknoweledegment,
retransmission, dan timeout. Banyak usaha untuk mengirimkan pesan yang dibuat
dengan terpercaya. Jika hilang ditengah jalan, server akan meminta kembali
bagian yang hilang. Di TCP, tidak ada data yang hilang atau dalam beberapa
kasus timeouts, koneksi didrop.
|
Ketika pesan dikirimkan, tidak dapat
diketahui apakah akan sampai tujuan. Paket dapat hilang di jalan. Tidak ada
konsep acknoweledgment, retransimission, dan timeout.
|
Jika dua pesan dikirimkan sepanjang
koneksi, satu demi satu, pesan yang pertama akan mencapai aplikasi penerima
pertama. Ketika paket data tiba di urutan yang berbeda, layer TCP menahan
data selanjutnya sampai data yang baru saja datang dapat di urutkan kembali
dan dikirimkan ke aplikasi.
|
Jika dua pesan dikirimkan ke penerima
yang sama, urutan sampainya tidak dapat diprediksi.
|
TCP meminta tiga paket hanya untuk
mensetup socket, sebelum beberapa data aktual dapat dikirimkan. Ini mengatur
koneksi, reliability, dan congestion control. Ini adalah protocol transport
yang besar yang didesain di atas IP
|
Tidak ada pemesanan pesan, tidak ada
pelacakan koneksi, dll. Layer transport yang kecil yang didesain di atas IP.
|
Data dibaca sebagai “stream”, dengan
tidak membedakan dimana satu paket berakhir dan yang lin dimulai. Paket
mungkin dipisah atau digabungkan ke dalam data streams yang lebih besar atau
lebih kecil secara sewenang-wenang.
|
Paket yang dikirimkan secara individu
dan dijamin akan utuh jika sampai. Paket-paket memiliki batas-batas yang
pasti, dan tidak dipisan dan dibagi ke dalam data stream yang mungkin ada.
|
Mekanisme Koneksi Antara 2 Host Menggunakan Protokol TCP
TCP
menggunakan 3 mekanisme dasar untuk memenuhi layanan connection-oriented :
a) Paket-paket diberi label
dengan nomor urutan (sequence number) sehingga servis TCP pada penerima dapat
menyusun paket kembali dengan urutan yang tepat seperti saat sebelum
dikirimkan.
b) TCP menggunakan
sistem ACK (acknowledgment),checksum, dan pengatur waktu untuk
memberikan kehandalan. Penerima bisa memberitahu pengirim saat mengetahui ada
paket yang belum datang atau terjadi error, atau pengirim bisa saja berasumsi
bahwa paket yang dia kirimkan belum sampai ketujuan jika dalam rentang waktu
tertentu penerima tidak memberikan acknowledgment. Pada kedua kasus tersebut,
pengirim akan mengirim ulang paket tersebut.
c) TCP menggunakan mekanisme
yang disebut windowing untuk meregulasi aliran paket; windowing
mengurangi kemungkinan paket dibuang karena buffer penerima terlalu penuh.
Sedangkan
teknik menghubungkan 2 komputer dengan kabel UTP secara langsung ini termasuk
dalam model jaringan peer to peer atau poin to point. Agar kedua komputer
tersebut bisa saling berkomunikasi, setidaknya ada 3 hal yang harus kita
lakukan, yaitu:
- Pastikan kedua komputer memiliki Network Card yang telah terinstall drivernya.
- Siapkan kabel UTP dengan susunan kabel Cross Over. Bagi yang belum mengetahui susunan kabel cross bisa membaca postingan saya tentang urutan kabel UTP Straight dan Cross Over.
- Set IP Address kedua komputer dengan IP
Address berbeda tetapi dengan subnet yang sama. Sebagai contoh:
IP Address komputer A: 192.168.1.1 dengan subnet mask: 255.255.255.0
IP Address komputer B: 192.168.1.2 dengan subnet mask: 255.255.255.0
Setelah kabel UTP Cross Over
terpasang, langkah berikutnya adalah menseting IP Address secara manual pada
masing-masing komputer tersebut, berikut caranya pada komputer dengan OS
Windows XP:
- Klik Start - Control Panel, double klik Network Connections.
- Klik kanan pada icon Local Area Connection, klik Properties
- Pada jendela Local Area Connection Properties, sorot Internet Protocol (TCP/IP), kemudian klik tombol Properties.
- Akan terbuka jendela Internet Protocol (TCP/IP) Properties, isikan IP Address seperti pada gambar diatas.
- Lakukan hal yang sama pada komputer yang satunya. Set dengan IP Address yang berbeda.
Untuk
mencoba apakah komunikasi antar 2 komputer tersebut sudah berhasil, lakukan
perintah PING antar komputer lewat command prompt, kalo berhasil
akan muncul pesan Repply seperti gambar dibawah.
Apabila komputer tidak bisa saling PING, lakukan pengecekan seperti berikut:
- Cek koneksi kabel UTP Cross Over apakah sudah benar
- Pastikan LAN adapter sudah aktif (enable)
- Cek IP Address kedua komputer, apakah sudah satu subnet
- Matikan Firewall atau aktifkan (centang) pilihan File and Printer Sharing pada Exception Windows Firewall.
Kalau kedua komputer sudah saling
terhubung selanjutnya kita bisa saling berbagi data atau resource antar
komputer seperti misalnya menggunakan printer sharing atau saling berkirim
pesan singkat lewat jaringan. Untuk cara berbagi data antar komputer dalam
jaringan akan saya bahas pada postingan selanjutnya.
Referensi:
http://9g-mutiaananda.blogspot.com/2011/12/macam-macam-protokol-jaringan-komputer.html
http://blog.unsri.ac.id/agung_zulfahri/welcome/pengertian-tcp-dan-udp-perbedaan-tcp-dan-udp/mrdetail/2022
http://blog.unsri.ac.id/agung_zulfahri/welcome/pengertian-tcp-dan-udp-perbedaan-tcp-dan-udp/mrdetail/2022
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tinggalkan Komentar mu...!! ^^